Sabtu, 27 Februari 2016

Manfaat Pepaya Bagi Kesehatan

Pepaya menyandang nama ilmiah Carica papaya, jenis tumbuhan jenis genus yang tumbuh dengan subur pada daerah beriklim tropis. Diperkirakan berasal dari Meksiko bagian selatan dan Amerika Serikat bagian utara, penyebaran sudah mencakup seluruh dunia.


Buah pepaya bisa dikonsumsi untuk mengganjal perut ataupun pengobatan karena memiliki banyak kandungan yang baik untuk memproteksi tubuh dari berbagai macam penyakit. Daging yang lembut banyak membantu orang melancarkan BAB nya yang sebelumnya macet, karena buah ini memang mudah dicerna.

Orang yang rajin makan buah-buahan seperti pepaya banyak membuat hidupnya terasa jauh lebih sehat. Hal ini disebabkan oleh kandungan nutrisi pada buah pepaya.

Berikut ini nutrisi yang dapat Anda temukan pada sebongkah buah pepaya ukuran apapun.

  • Vitamin A (Retinol)
  • Vitamin B komplek
  • Vitamin C
  • Niacin
  • Kalsium
  • Riboflavin
  • Kalori
  • Zat Besi
  • Fosfor
  • Kalium
  • Karbohidrat
  • Lemak, dan
  • Protein
Manfaat pepaya bagi kesehatan penting sekali terutama untuk meningkatkan sistem imun tubuh manusia. Mengkonsumsi buah-buahan dan sayuran dari berbagai jenis, telah lama dikaitkan dengan penurunan risiko berbagai kondisi kesehatan yang berkaitan dengan gaya hidup.

Banyak penelitian telah menunjukkan bahwa peningkatan konsumsi makanan nabati seperti pepaya, mengurangi risiko kesehatan, bahkan mendukung kecantikan kulit seperti berikut :

1. Anti inflamasi
Manfaat papaya bagi penderita arthritis, osteoporosis, edama dapat menghilangkan rasa sakit karena enzim anti inflamasi yang terkandung pada pepaya. Enzim tersebut juga memiliki sifat mencegah kanker.

2. Menguatkan sistem imun
Vitamin C dan vitamin A yang diproduksi dalam tubuh. Senyawa beta karoten yang terdapat dalam pepaya, diperlukan untuk meningkatkan sistem kekebalan tubuh dari dalam. Oleh karena itu, pepaya mungkin menjadi pilihan buah yang sehat untuk mencegah penyakit seperti infeksi, pilek, flu dan meredakan demam.

3. Menyehatkan tulang
Kekurangan asupan vitamin K banyak dikaitkan dengan risiko yang lebih tinggi, pada masalah patah tulang. Penting untuk mengkonsumsi buah pepaya, untuk mencukupi kebutuhan vitamin K untuk kesehatan tulang yang baik. Karena melakukan tindakan dalam mengubah protein matriks tulang, meningkatkan penyerapan kalsium dan dapat mengurangi ekskresi ekskresi kalsium.

4. Baik Untuk Penderita Diabetes
Pada sebuah penelitian telah menunjukkan bahwa penderita diabetes tipe 1 yang mengonsumsi diet tinggi serat memiliki kadar glukosa darah dan penderita diabetes tipe 2 mungkin meningkatkan gula darah, lipid dan insulin. Dengan 1 buah pepaya ukuran sedang, menyediakan sekitar 4,7 gram serat.

5. Mencegah Penyakit jantung
Kandungan serat, kalium dan vitamin dalam pepaya membantu tubuh dalam mencegah penyakit jantung. Peningkatan asupan kalium, yang dilakukan bersamaan dengan penurunan asupan natrium , merupakan perubahan pola makan yang paling penting, yang dapat mengurangi risiko penyakit kardiovaskular. Kandungan enzim pada pepaya juga dapat membantu mencegah oksidasi kolesterol yang dapat menekan kadar kolesterol dan membantu mencegah gejala penyakit jantung.

6. Pencernaan
Manfaat pepaya yang satu ini sudah tidak diragukan lagi, jika anda susah BAB, pepaya solusinya. Di dalam pepaya terdapat enzim pencernaan yaitu papain, yang berguna dalam membantu pencernaan. Selain itu, juga dapat berguna untuk melunakkan daging. Pepaya juga mengandung serat dan kadar air yang tinggi. Kedua nutrisi tersebut, sangat baik dalam pencegahan sembelit dan mempromosikan keteraturan buang air besar, sehingga menyehatkan saluran pencernaan.

7. Mencegah Degenerasi Makula
Senyawa eaxanthin antioksidan yang ditemukan dalam pepaya, menyaring sinar cahaya biru berbahaya yang diperkirakan, akan berperan protektif dalam kesehatan mata untuk menangkal kerusakan degenerasi.

8. Mempercepat Penyembuhan Luka
Ketika pepaya digunakan secara topikal dengan menumbuk buahnya, terlihat bermanfaat untuk mempromosikan penyembuhan luka dan mencegah infeksi daerah kulit yang terbakar. Para peneliti percaya bahwa enzim proteolitik chymopapain dan papain dalam pepaya berfungsi seperti salep. Salep yang mengandung enzim papain juga telah digunakan untuk mengobati ulkus dekubitus atau luka baring.

9. Pencegahan Asma
mengembangkan asma, akan lebih rendah pada orang yang mengkonsumsi sejumlah tinggi nutrisi tertentu. Salah satu nutrisi ini adalah beta karoten, yang banyak terkandung dalam pepaya.

10. Obat Demam Atau Malaria
Ambil selembar daun Pepaya, tumbuk hingga memenuhi 1/2 gelas. Tuangkan air sebanyak 3/4 gelas, dan masukkan garam. Peras daun pepaya, saring airnya lalu minum 3 kali sehari. Pengobatan ini bisa Anda lakukan minimal 5 hari berturut-turut dalam seminggu.

11. Meminimalisir Resiko Mata Rusak
Jika Anda orang yang terus bertatapan dengan layar kaca tiap harinya, penuhi kebutuhan vitamin A agar mata tetap sehat dan segar. Caranya yaitu rutin konsumsi daging pepaya pada jam-jam tertentu, misalnya sehabis makan atau waktu istirahat. Dengan demikian risiko mata mengalami kerusakan semakin kecil.

12. Obat Flu
Petik 2 lembar daun pepaya muda, lumatkan, tuangkan air, setelahnya diperas. Tambahkan garam dan minum air perasan daun pepaya ini sehari 2 kali untuk dosis anak-anak, dan 4 kali sehari untuk dosis orang dewasa.

Demikianlah informasi seputar manfaat buah dan daun pepaya bagi kesehatan tubuh kita, semoga bermanfaat.


Cc :
manfaat.co.id
cakrawalasehat.blogspot.com

Minggu, 21 Februari 2016

Penyakit Diabetes

   Pada postingan kali ini, kita akan membahas tentang penyakit kencing manis, atau yang sering dikenal dengan sebutan Diabetes.

  Pada penderita diabetes, ada gangguan keseimbangan antara transportasi glukosa ke dalam sel, glukosa yang disimpan di hati dan glukosa yang dikeluarkan dari hati. Akibatnya, kadar glukosa dalam darah meningkat. Kelebihan ini keluar melalui urine.


Faktor-faktor yang dapat menyebabkan diabetes
  • Faktor keturunan
  • Obesitas / kegemukan yang biasanya terjadi pada usia 40 tahunan
  • Terjadi kerusakan pada sistem pankreas
  • Tingkat / kadar kolesterol yang tinggi
  • Gaya hidup yang tidak sehat yang kebanyakan mengkonsumsi makanan instant / junk food
  • Tekanan darah yang tinggi
  • Sering merokok dan stress
  • Terlalu banyak mengkonsumsi karbohidrat

Berikut adalah gejala umum yang dirasakan penderita diabetes : 

 Cara Mengobati Diabetes Secara Alami
  • Mudah lapar dan menjadi banyak makan
  • Gampang haus dan banyak minum
  • Banyak buang air kecil terutama pada malam hari
  • Jumlah urine yang dikeluarkan lebih banyak
  • Penglihatan menjadi kabur
  • Sering pusing dan mual
  • Mudah terkena infeksi pada kulit
  • Mudah mengantuk dan mudah lelah
  • Berat badan menurun terus menerus
  • Jika tergores oleh sesuatu benda yang menyebabkan luka, maka luka itu sangat susah untuk sembuh bahkan bisa menjadi lebih besar
  • Sering merasa kesemutan dan gatal – gatal pada daerah kaki dan tangan
  • Kordinasi gerak anggota tubuh terganggu
  Gejala – gejala tersebut terjadi karena kadar gula darah yang tinggi sehingga menyebabkan ginjal menghasilkan air kemih dengan jumlah yang berlebihan yang bertujuan untuk mengencerkan glukosa / gula sehingga penderita menjadi sering buang air kecil. Dan karena itu penderita jadi banyak minum karena proses tersebut yang menyebabkan rasa haus yang tak terkendali oleh penderita. Akibat proses tersebut pulalah kalori dalam tubuh penderita menjadi berkurang sehingga menyebabkan penurunan pada berat badan penderita dan menyebabkan nafsu makan yang meningkat. Oleh sebab itu untuk para penderita diabetes disarankan untuk bisa mengatur pola makan dan banyak melakukan olahraga, semua itu untuk mempertahankan kadar gula yang normal pada darah
Makanan yang dianjurkan untuk penderita diabetes adalah :

  • Apel , aprikot dan pir
  • Ikan makarel, sarden dan salmon
  • Labu dan biji rami
  • Sayuran dan bauh – buahan
  • Oat
  • Roti gandum dan ubi jalar
  • Beras merah

   Makanan tersebut dianjurkan karena dianggap dapat memberikan asupan zat yang sangat  penderita diabetes, tanpa membahayakan kesehatan. Selain jenis makanan, penderita diabetes juga harus memperhatikan porsi makanan dan pola/ jadwal makannya. Dengan memperhatikan ketiga hal tersebut, kemungkinan meningkatnya kadar gula dalam darah dapat diminimalisir.

Sumber : 

Jumat, 12 Februari 2016

Tips Menurunkan Kolesterol

     Kadar kolesterol yang tinggi tidak baik untuk kesehatan, karena kolesterol yang tinggi dapat menimbulkan berbagai penyakit yang diawali dengan penyumbatan aliran darah. Penyakit yang dapat disebabkan oleh kolesterol yang tinggi bisa berupa penyakit stroke, diabetes melitus, hipertensi, juga penyakit jantung. Biasanya, kadar kolesterol yang tinggi disebabkan oleh makanan. 

     Makanan yang dimakan tanpa mempertimbangkan kadar lemak yang ada bisa menyebabkan kolesterol tinggi dan juga menumpuknya lemak pada perut. Kolesterol dibagi menjadi dua, yaitu kolesterol baik dan jahat. Kadar kolesterol yang jahatlah yang bisa menyebabkan penyakit jika kadarnya berlebihan.

     Cara terbaik dalam mencegah, menurunkan, dan menjaga kestabilan kolesterol dalam tubuh, yang pertama kita harus mengurangi konsumsi makanan yang mengandung lemak jenuh yang banyak berasal dari sumber produk hewani.
    
 Ada beberapa tips untuk menurunkan kadar kolesterol tinggi, diantaranya adalah :
  1. Makan havermut disaat sarapan pagi dapat menurunkan kolesterol
  2. Diperbolehkan konsumsi telur namun hanya bagian putih telur saja yang boleh dikonsumsi
  3. Susu rendah lemak
  4. Diperbolehkan pula mengkonsumsi daging tanpa kulit
  5. Mengubah cara masak yang tadinya menggunakan minyak goreng diganti dengan minyak zaitun atau dengan cara direbus.
  6. Konsumsi jeruk
  7. Banyak makan sayur
  8. Mengkonsumsi buah alpukat
  9. Mengkonsumsi buah delima
  10. Menghindari stress
Jenis makanan yang wajib dihindari sebagai salah satu upaya untuk menurunkan kolesterol, seperti :
  1. Goreng-gorengan dan mentega. Ganti minyak goreng dengan minyak zaitun atau minyak canola
  2. Gajih sapi, gajih kambing, dan sapi berlemak
  3. Susu yang berlemak tinggi, sosis dan keju
  4. Kerang, kepiting, udang, belut, dan siput perlu dihindari
  5. kuning telur
  6. Cumi-cumi
  7. Telur puyuh
  8. Otak sapi
Selain dengan cara menjaga pola makan sehat, olahraga teratur juga dianjurkan untuk penderita kolesterol tinggi. Olahraga yang cocok bagi penderita kolesterol tinggi adalah olahraga yang berhubungan dengan kardio seperti aerobic, lari ringan dan treadmill seminggu 3-5 kali. Tidak merokok dan menghindari minum alkohol juga bisa membantu menurunkan kolesterol tinggi.

Sumber : caramenurunkankolesterol.com

Rabu, 10 Februari 2016

Manfaat Kacang Hijau Untuk Kesehatan

      Info kesehatan kali ini tentang manfaat kacang hijau bagi kesehatan, siapa yang tidak kenal dengan kacang yang satu ini, kacang yang sering digunakan sebagai bahan makanan/minuman, Kue, atau pun sereal anak. Makanan/minuman yang menggunakan bahan dasar kacang hijau bisa kita temui pada bubur kacang hijau, es kacang hijau, puding dan masih banyak makanan lainnya. 

http://ekaaamaharani.blog.upi.edu/files/2015/11/manfaat-kacang-hijau.jpg
Kacang Hijau
  • Didalam Kacang hijau yang masih segar hanya mengandung kalori sekitar 31 kkal  dalam per 100 g (kacang hijau mentah) serta mengandung lemak tak jenuh. Sehingga hal ini bisa memperlancar dan menghilangkan lemak jenuh yang tertempel pada arteri, dengan hilangnya lemak jenuh di arteri aliran darah akan kembali lancar lagi.
  • Kacang Hijau kaya akan serat, serat ini berfungsi sebagai pencuci perut, serta melindungi kinerja selaput lendir usus, sehingga zat beracun/ bahan kimia akan terserap oleh serat tersebut, dan tentunya akan meminimalisir terjadinya penyakit kanker dalam usus.
  • Kacang hijau mengandung zat vitamin A, Jenis vitamin ini tentunya sangat baik untuk kesehatan mata kita, selain baik untuk kesehatan mata, vitamin A juga bermanfaat Untuk menjaga dan melindungi  kesehatan jaringan tubuh, sehingga mempercepat proses penyembuhan luka pada kulit.
  • Kacang hijua mampu mengobati Kolesterol, seperti yang kita tahu bahwa Kacang hijau memiliki lemak tak jenuh, jenis tanaman polong yang satu ini juga rendah akan kandungan kalori, sehingga sangat baik untuk anda penderita kolestrol, anda bisa mengkonsumsi kacang hijau setiap hari, dengan aneka pilihan olehan baik bubur, onde-onde, es kacang hijau dll. Sehingga dengan mengkonsumsi kacang hijau kolestrol dalam tubuh anda sedikit-demi sedikit akan berkurang.
  • Kacang hijau bermanfaat baik untuk ibu hamil. Adapun hal-hal yang membuat kacang hijau bermanfaat baik untuk kesehatan ibu hamil adalah adanya kandungan, Asam folat, vitamin B1, B2 kandungan protein, lemak tak jenuh, karbohidrat, kalsium dan fosfor, semua kandungan ini bermanfaat untuk kesehatan janin dan ibu hamil. Jadi kacang hijau cocok untuk dikonsumsi para ibu hamil yang menginginkan kesehatan dalam mengandung bayi.

       Kacang hijau termasuk Jenis Tumbuhan yang tergolong kedalam jenis polong-polongan, kacang hijau juga mempunyai Kandungan protein yang terbilang cukup tinggi, kalsium dan fosfor. Tak hanya disitu saja  kacang hijau juga mempunyai kandungan lemak tak jenuh, lemak jenis ini bermanfaat baik untuk kesehatan kita.

       Selain kandungan diatas kacang hijau juga memiliki kandungan gizi, seperti: serat yang tinggi, Vitamin B, C. serat memiliki manfaat untuk membuat system pencernaan yang ada dalam tubuh bekerja lebih efektif, sehingga kinerja Usus/pencernaan akan lebih ringan jika mengkonsumsi kacang hijau.

       Namun dalam pengonsumsian kacang hijau usahakan jangan terlalu matang karena jika terlalu matang kandungan gizi akan berkurang, dan jangan membuang air rebusan kacang hijau tersebut. Air rebusan kacang hijua bermanfaat penting untuk kesehatan kulit dan membantu proses penyembuhan luka.

       Itulah ulasan mengenai manfaat kacang hijau bagi kesehatan yang bisa kita peroleh jika kita mengkonsumsi tanaman polong yang satu ini, semoga bisa menambah wawasan dan pengetahuan kita semua tentang dunia kesehatan, dan tentunya bermanfaat untuk kita semua.


Sumber : 4kesehatan.blogspot.com


Kamis, 28 Januari 2016

Penyakit Demam Berdarah

       Sekarang ini merupakan masa peralihan dari musim penghujan ke musim kemarau, dimana nyamuk demam berdarah sedang berkembang biak. Karena itu, semoga pemahaman mengenai gejala demam berdarah ini bermanfaat untuk mencegah wabah penyakit yang satu ini.

 

Gejala Penyakit DBD
     Gejala demam berdarah umumnya akan terlihat pada tiga hingga empat belas hari setelah masa inkubasi dan biasanya diawali dengan demam tinggi yang bisa mencapai suhu 41 derajat celsius. Masa inkubasi adalah jarak waktu antara virus pertama masuk ke dalam tubuh sampai gejala pertama muncul.

Penyebab Utama Penyakit DBD
     Penyebab DBD adalah virus dengue dan menyebar ke manusia melalui gigitan nyamuk Aedes aegypti. Artinya DBD tidak bisa menular langsung dari seseorang ke orang lain tanpa perantara nyamuk tersebut. Nyamuk Aedes aegypti biasanya berkembang biak di daerah berpenduduk tinggi (seperti di kota-kota besar) yang memiliki iklim lembap dan hangat.

Diagnosis DBD Melalui Pemeriksaan Darah
     Jika Anda mengalami gejala seperti flu dan demam selama lebih dari satu minggu, sebaiknya periksakan diri Anda ke dokter. Ciri-ciri spesifik dari gejala DBD, yaitu demam tinggi hingga mencapai 41 derajat celsius, sakit kepala, nyeri sendi, otot, dan tulang, hingga rasa sakit di belakang mata.
Dokter biasanya akan melakukan pemeriksaan darah untuk mengetahui apakah ada virus dengue di dalam tubuh Anda.

Cara Penularan Demam Berdarah

     Penyakit Demam Berdarah ditularkan oleh gigitan nyamuk Aedes aegypti yang mengandung virus Dengue.

Ciri-ciri nyamuk Aedes aegypti:
  • Berwarna hitam dan belang- belang ( loreng) putih pada seluruh tubuh
  • Berkembangbiak di tempat penampungan air ( TPA) dan barang-barang yang memungkinkan air tergenang seperti: Bak mandi, tempayan, drum, vas bunga, ban bekas, dll.
  • Nyamuk aedes Aegypti tidak dapat berkembang biak di selokan /got atau kolam yang airnya langsung berhubungan dengan tanah
  • Biasanya menggigit manusia pada pagi atau sore hari
  • Mampu terbang sampai 100 meter

Seputar Pengobatan Penyakit DBD 
    Tidak ada obat-obatan khusus untuk mengobati DBD, namun gejala penyakit ini bisa diatasi dengan meminum banyak cairan, istirahat, dan mengonsumsi parasetamol. Jika cara pengobatan tersebut diterapkan, biasanya DBD akan sembuh dalam waktu satu hingga dua minggu.

Komplikasi Yang Muncul

     Meski hanya terjadi pada segelintir kasus, DBD bisa berkembang menjadi sebuah komplikasi yang lebih serius, yang disebut sebagai DBD berat. DBD berat bisa menyebabkan penderitanya mengalami penurunan tekanan darah atau syok, kerusakan organ, serta pendarahan. Oleh karena itu antarkan penderita DBD berat ke rumah sakit untuk ditangani secepatnya karena dikhawatirkan bisa berujung kepada kematian jika terlambat ditangani.

Pencegahan Penyakit DBD
     Meski hingga saat ini belum ada vaksin yang bisa menangkal DBD, namun beberapa langkah pencegahan penyakit ini bisa Anda lakukan, diantaranya:
  • Mensterilkan rumah atau lingkungan sekitar rumah Anda, misalnya dengan penyemprotan pembasmi nyamuk.
  • Membersihkan bak mandi dan menaburkan serbuk abate agar jentik-jentik nyamuk mati.
  • Menutup, membalik, atau jika perlu menyingkirkan media-media kecil penampung air lainnya yang ada di rumah Anda.
  • Memasang kawat anti nyamuk di seluruh ventilasi rumah Anda.
  • Memasang kelambu di ranjang tidur Anda.
  • Memakai anti nyamuk, terutama yang mengandung N-diethylmetatoluamide (DEET) yang terbukti efektif. Namun jangan gunakan produk ini pada bayi yang masih berusia di bawah dua tahun.
  • Mengenakan pakaian yang cukup bisa melindungi Anda dari gigitan nyamuk.
 Pengobatan Penyakit DBD

     Pengobatan terhadap penyakit ini terutama ditujukan untuk pencarahan, mencegah/mengatasi keadaan syok/presyok dengan mengusahakan agar penderita banyak minum, bila perlu dilakukan pemberian cairan melalui infus. demam diusahakan diturunkan dengan kompres dingin atau antipretika.

 Cara Penanganan Penderita DBD

  1. Memonitor suhu tubuh penderita setiap hari
  2. Bawa penderita kembali ke dokter bila demam berlangsung 3 hari
  3. Istirahat dan asupan cairan yang cukup merupakan dua hal yang sangat penting pada pasien infeksi virus dengue.
  4. Bila penderita makin lemas, muntah, sulit makan atau minum, perlu dilakukan pemberian cairan infus oleh dokter.
  5. Bila hasil laboratorium menunjukkan ada tanda-tanda penurunan trombosit atau peningkatan hematokrit, penderita harus dirawat di rumah sakit.
  6. Pasien diawasi jangan sampai terjadi syok yang ditandai dengan rasa lemas, mengantuk, dan pingsan, sementara kaki terasa dingin sekali.

Sumber :
www.Alodokter.com
gejalapenyakitmu.blogspot.com